SOFTWARE DESIGN NOTATIONS


Software Design Notations

    Digunakan untuk perancangan perangkat lunak yang dapat mendeskripsikan tujuan suatu perangkat lunak, dimana dikategorikan ke dalam notasi Structural Descriptions (Statis) dan Behavioral Descriptions (Dinamis).

Dalam Software Design Notations terdapat beberapa kriteria notasi desain :
· Automatic processing : memungkinkan desainer untuk memverifikasi kebenaran dan kualitas desain.
·  Data representation : kemampuan untuk menggambarkan data local dan global secara langsung.
·  Ease of editing : mudah untuk melakukan modifikasi desain.
·  Easily converted to program source code : Memudahkan dan mempercepat dalam dalam pembuatan kode program.
·  Logic verification : Mampu melakukan verifikasi logika untuk meningkatkan kecukupan pengujian.
· Machine readability : Notasi dapat menjadi masukan secara langsung ke dalam pembangunan sistem.
·  Maintainability : Pemeliharaan konfigurasi.
·  Modularity : notasi mendukung pengembangan perangkat lunak modular.
·  Overall simplicity : Mudah untuk dipelajari, digunakan dan penulisannya.
·  Structure enforcement : Memberlakukan penggunaan konstruksi pemrograman terstruktur.



Software Design Notations terbagi menjadi dua yaitu :
A. Structural Descriptions (Statis)
Digunakan dalam menggambarkan aspek struktural dari perancangan perangkat lunak, antara lain :
  • Architecture description languages (ADL) 
  • Component diagrams : Digunakan untuk merepresentasikan sekumpulan komponen dari sebuah sistem, realisasi dari sekumpulan antarmuka dan hubungan timbal baliknya.
  • Deployment diagrams : Digunakan untuk memodelkan aspek fisik suatu sistem yang mewakili satu set simpul (fisik) dan keterkaitannya.
  • Interface description languages (IDL) : Bahasa seperti pemrograman yang digunakan untuk mendefinisikan antarmuka (nama dan jenis operasi yang diekspor) dari komponen perangkat lunak.
Architecture description languages (ADL)


Bahasa yang digunakan untuk menggambarkan arsitektur perangkat lunak dalam hal komponen dan konektor.

Class and object diagrams

Menggambarkan setiap class dan object dalam suatu sistem,dan relasinya.

Entity-relationship diagrams (ERD) 


 Digunakan untuk menggambarkan model konseptual data yang disimpan dalam sistem informasi


Structure charts


- Digunakan untuk menggambarkan struktur pemanggilan program.
- Menguraikan komponen utama menjadi bagian bagian kecil.
- Digunakan dalam analisis sistem terstruktur/desain terstruktur.
- Setiap grafik merupakan suatu proses.


B. Behavioral Descriptions (Dinamis)
Behavioral Descriptions digunakan untuk menggambarkan perilaku dinamis perangkat lunak dan komponen, antara lain :
  • Communication diagram : Digunakan untuk menunjukkan interaksi yang terjadi di antara sekelompok objek, di mana penekanannya adalah pada objek, tautannya, dan pesan yang mereka tukarkan pada tautan
  • Decision tables and diagrams : digunakan untuk mewakili kombinasi kondisi dan tindakan yang kompleks
  • State transition and state chart diagrams : digunakan untuk menunjukkan aliran kontrol dari negara ke negara di mesin negara
  • Formal specification languages : bahasa tekstual yang menggunakan gagasan dasar dari matematika (misalnya, logika, set, urutan) untuk secara ketat dan abstrak mendefinisikan antarmuka dan perilaku komponen perangkat lunak, seringkali dalam hal kondisi sebelum dan sesudah kondisi.

Data flow diagrams (DFD)



Merepresentasikan sebuah sistematau perangkat lunak pada beberapa level abstraksi dan untuk mengambarkan aliran data dalam sistem, sumber dan tujuan data, proses yang mengolah data tersebut, dan tempat penyimpanan datanya.


Activity Diagrams



Digunakan untuk menunjukkan aliran kontrol dari aktivitas.


Flowchart



Diagram alir yang menunjukkan apa yang terjadi dalam suatu program dan bagaimana data mengalir di sekitarnya. Flowchart dapat mewakili proses bisnis, menunjukkan keputusan yang diambil dan hasil dari keputusan itu.



Sequence diagram



Digunakan untuk menunjukkan interaksi di antara sekelompok objek, dengan penekanan pada urutan waktu pesan.


Pseudocode


Notasi desain yang berkaitan erat dengan bagaimana logika suatu program akan bekerja, umumnya pada tahap desain terperinci, perilaku prosedur atau metode.

Penulisan pseudocode
- INPUT - menunjukkan pengguna akan memasukkan sesuatu.
- OUTPUT - menunjukkan bahwa output akan muncul di layar.
- WHILE - loop (iterasi yang memiliki kondisi di awal).
- FOR - loop penghitungan (iterasi).
- REPEAT – UNTIL - loop (iterasi) yang memiliki kondisi di akhir.
- IF – THEN – ELSE - keputusan (pemilihan) di mana pilihan dibuat.

Sumber :

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan Bahasa Pemrograman C, C++, dan Pascal

Specialized Process Model, Aglie Method, dan Scrum

PERANCANGAN ARSITEKTUR